Taqabbalallahu Minna Wa Minkum Taqabbal Ya Karim, SDN Sengon I Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri Tahun 1446 H, Tahun 2025 M, Minal Aidin Wal Faidzin, Mohon Maaf Lahir dan Batin

Rabu, 03 Februari 2016

Media Pembelajaran Matematika SD (Power Point -ppt)

Download Media Pembelajaran Matematika SD


  • Aritmatika Sosial -ppt
  • Bangun Datar-ppt
  • Bilangan Bulat -ppt
  • Dimensi Tiga -ppt
  • Fungsi Kuadrat - ppt
  • Melukis Bangun Datar -ppt
  • Penguminan- ppt
  • Kisi-kisi US/M / UN dan POS USM SD MI dan UN Tahun 2015/2016

    Berikut ini kami informasikan mengenai POS US/M SD dan UN tingkat SMA Tahun 2016 dan Kisi-Kisi US/M SD dan UN SMA Tahun 2016, serta pendidikan kesetaraan.

    Kisi-kisi Ujian Nasional (UN) untuk satuan pendidikan dasar dan menengah dan pendidikan kesetaraan tahun pelajaran 2015-2016
    1. Peraturan Badan Standar Nasional Pendidikan Nomor 0035/P/BSNP/IX/2015 tentang Kisi-Kisi Soal Ujian Nasional untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah (Peraturan BSNP Kisi-kisiUN Dasar Menengah 2015-2016);
    2. Kisi-Kisi Ujian Nasional Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah Tahun Pelajaran 2015/2016 (KISI-KISI UJIAN NASIONAL SD 2016/ KISI-KISI UJIAN SEKOLAH DASAR (US) 2016);
    3. Kisi-Kisi Ujian Nasional Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah Tahun Pelajaran 2015/2016 (KISI-KISI UJIAN NASIONAL SMP 2016);
    4. Kisi-Kisi Ujian Nasional Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah/Sekolah Menengah Teologi Kristen/Sekolah Menengah Agama Katolik Tahun Pelajaran 2015/2016 (KISI-KISIUJIAN NASIONAL SMA 2016);
    5. Kisi-Kisi Ujian Nasional Sekolah Menengah Kejuruan/Madrasah Aliyah Kejuruan Tahun Pelajaran 2015/2016 (KISI-KISI UJIAN NASIONAL SMK 2016);
    6. Kisi-Kisi Ujian Nasional Pendidikan Kesetaraan Tahun Pelajaran 2015/2016 (KISI-KISI UJIAN NASIONAL Paket B dan C 2016);
    7. Kisi-Kisi Ujian Nasional Pendidikan Kesetaraan Tahun Pelajaran 2015/2016 (KISI-KISI UJIAN NASIONAL Paket A 2016).



    Prosedur Operasi Standar Ujian Nasional (POS UN) untuk satuan pendidikan dasar dan menengah tahun pelajaran 2015-2016.
    1. Prosedur Operasi Standar Ujian Nasional (POS UN) Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah Tahun Pelajaran 2015/2016 (POS US/M dan Lampiran POS US/M 2016);
    2. Prosedur Operasi Standar Ujian Nasional (POS UN) Sekolah/ Madrasah/ Pendidikan Kesetaraan pada SMP/MTS atau yang sederajat dan SMA/MA/SMK atau yang sederajat( POS UN Jenjang SMP-SMA Tahun 2016);




    Selasa, 02 Februari 2016

    Mendikbud: Sekolah Harus Tingkatkan Hasil Indeks Integritas UN

    Jakarta- Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan mengatakan, Ujian Nasional (UN) yang dijalankan oleh siswa SMA dan SMP mengedepankan dua aspek yaitu, aspek akademik dan aspek integritas. Sekolah-sekolah yang sebelumnya memiliki Indeks Integritas Ujian Nasional (IIUN) rendah harus meningkatkan hasil IIUN-nya.
    Anies mengatakan, kejujuran adalah hal yang penting dan mendasar sebagai bentuk revolusi mental di dalam menjalankan pendidikan. karena prestasi merupakan hal yang penting, dan kejujuran itu mutlak sehingga para peserta didik diminta untuk rajin belajar agar indeks integritas (II) tinggi dan siswa tidak mencontek.
    "Untuk meningkatkan aspek akademik, peserta didik diminta giat belajar karena itu merupakan cara yang sederhana meninggikan integritas," kata Pendiri Indonesia Mengajar (IM) pada Rapat Kerja dengan Komisi X DPR di Senayan, Jakarta, Senin (1/2).
    Dalam kesempatan tersebut, Mendikbud secara simbolis menyerahkan daftar sekolah dengan hasil UN dan hasil IIUN untuk tiap kabupaten/kota. Daftar sekolah tersebut diterima oleh Pimpinan Komisi X Ridwan Hisyam, Abdul Kharis Almasyhari, dan A.R Sutan Adil Hendra.
    Anies mengharapkan, Komisi X dapat menggunakan daftar sekolah ini sebagai bahan pada saat meninjau ke daerah pemilihan (dapil) masing-masing.
    Dia menambahkan, Kemdikbud bersama dengan Kemristekdikti sepakat akan menggunakan hasil UN maupun angka IIUN sebagai pertimbangan dalam proses seleksi masuk perguruan tinggi negeri (SNMPTN). Selain itu, Kemdikbud juga melakukan kerja sama dengan PTN untuk memanfaatkan hasil UN terutama untuk penelitian dan pengembangan. "Kemristekdikti memberikan kepercayaan kepada tiap universitas untuk menentukan sendiri detail pemanfaatan dari hasil ini," katanya.
    Selanjutnya, Anies menyampaikan tentang pesiapan UN Berbasis Komputer (UNBK). Dia menyebutkan, UNBK akan berlangsung di sebanyak 1.030 SMP/MTs , 1.324 SMA/MA, dan SMK 2.114 sehingga total sebanyak 4.468 sekolah dan menjangkau 929.000 siswa untuk menjalankan UN berbasis komputer.
    Mantan Rektor Univeristas Paramadina ini mengatakan, peserta didik di daerah berdampak asap tahun lalu di Jambi, Riau, Sumatera Barat (Sumbar), Sumatera Selatan (Sumsel), Kalimantan Barat (Kalbar), Kalimatan Timur (Kaltim), Kalimantan Utara (Kalut), dan Kalimantan Tengah (Kalteng) akan menjalankan UN sesuai dengan jadwal nasional karena materi telah dipenuhi dengan memanfaatkan waktu libur antarsemester dan akhir tahun pelajaran. Sedangkan untuk pelaksanaan Ujian Sekolah diundur setelah UN.
    Berdasarkan data Kemdkibud, pelaksananan UN untuk SMA akan berlangsang pada 4 April. Sedangkan untuk SMP pada 7 Mei 2016.
    Maria Fatima Bona/PCN
    BeritaSatu.com

    Kumpulan Produk Hukum tentang Pendidikan Dasar dan Menengah

    Pedoman Pendirian, Perubahan, dan Penutupan Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah
    Permendikbud No.36 tahun 2014 tentang Pedoman Pendirian, Perubahan, dan Penutupan Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah (mencabut Keputusan Menteri No. 060 / U / 2002)
    Pedoman Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan
    PP No. 17 tahun 2010 tentang pengelolaan dan penyelenggaraan pendidikan, dari pasal 67-75 untuk pendidikan dasar dan dari pasal 76-83 untuk pendidikan menengah, pasal 182 untuk pendirian, perubahan dan penutupan
    PP No. 66 tahun 2010 tentang Perubahan atas PP No. 17 tahun 2010
    Pedoman tentang Penerimaan Peserta Didik Baru YK/RA/BA/Sekolah/Madrasah
    PP No. 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan dan PP No. 66 tahun 2010 tentang Perubahan atas PP No. 17 tahun 2010 (pasal 53 dan 58)
    Peraturan Bersama Mendikbud dan MenAg No. 002/VII/PB/2014 tentang Penerimaan Peserta Didik Baru pada Taman Kanak-Kanak/Raudhatul Athfal/Bustanul Athfal dan Sekolah/Madrasah (membatalkan PBS No. 04/VI/PB/2011)
    – Peraturan Bersama Mendikbud dan MenAg No. 04/VI/PB/2011 tentang Penerimaan Peserta Didik Baru Pada Taman Kanak-Kanak / Raudhatul Athfal / Bustanul Athfal dan Sekolah / Madrasah
    – Surat Edaran Dirjen Dikdasmen Kemdikbud Nomor: 1839/C.C2/TU/2009

    Kurikulum 2013

    Kamis, 21 Januari 2016

    Cara Cek Status NUPTK 2016

    Cara mengecek Status NUPTK 2016,  bisa dilakukan secara online melalui situs http://gtk.data.kemdikbud.go.id/Data/Status
    NUPTK atau Nomor Unik Pendidik dan Kependidikan memang sangat penting keberadaannya. Tak pelak lagi NUPTK menjadi incaran bagi PTK yang belum mendapatkannya.








    Untuk mengecek Status NUPTK Anda, silakan lakukan langkah-langkah seperti di bawah :


    1.       Klik di sini
    2.       Masukan NUPTK
    3.       Klik Tombol pencarian disamping kanan.


    Kamis, 24 Juli 2014

    Cara Ampuh Mengajarkan Seni Budaya Pada Siswa

    Pentas Seni Dalam Rangka Pelepasan Kelas 6
               Tanda bel berbunyi menunjukan pukul 09.00 pertanda waktu istirahat untuk siswa yang menerima materi pelajaran sejak mulai jam 07.00. Anak-anak keluar dari ruang kelas ada yang membeli jajan, ada yang menemui teman nya duduk-duduk di teras sekolah untuk berbincang-bincang  ada juga yang mengambil papan catur untuk bermain catur lesehan di teras sekolah  
                 Sedangkan ibu guru masuk dalam ruang guru duduk di tempat duduk nya masing-masing serta menikmati makanan ringan yang di sediakan oleh sekolah, sesekali keluar untuk di depan pintu untuk memperhatikan kegiatan- kegiatan yang dilakukan oleh anak didik di halaman sekolah.
    Setelah semua guru berkumpul dan menempati tempat duduknya masing-masing, saya berbicara tentang bagaimana cara untuk meberikan mata pelajaran seni budaya pada anak didik dengan mudah. Ada salah satu pendapat dari teman guru. Pendapat itu adalah untuk memberikan materi pelajaran seni budaya pada anak didik yaitu dengan cara pentas seni.
     Dalam pentas seni masing-masing kelas di bentuk kelompok-kelompok kecil untuk semua nya bersama-sama mengikuti gerakan- gerakan yang diajarkan secara masal oleh guru dengan cara berulang-ulang. Sedangkan di rumah kita kerja sama dengan wali murid untuk pendampingan dalam berlatih secara berkelompok di lingkungan masing-masing.
                  Tiba saat nya untuk mengadakan pentas seni yang di kaitkan dengan pelepasan siswa kelas 6, dan masing-masing kelas menampilkan seni yang di pelajari , Alhamdulillah  . . . . . . . .
    ( Sugito MS, S.Pd , SDN Sengon 1, Ngambon, Bojonegoro )